|

Belimbing wuluh dikenal cukup baik di masyarakat Indonesia. Buahnya yang asam membuat belimbing wuluh kerap digunakan sebagai bahan campuran dalam berbagai masakan tradisional. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) memang memiliki rasa yang khas dan memberikan aroma tertentu pada masakan.
Manfaat belimbing wuluh ternyata tak hanya sebatas itu. Tanaman ini memiliki berbagai khasiat obat yang bisa sangat membantu. Selain sebagai obat batuk, belimbing wuluh juga bisa digunakan sebagai obat pegal linu, gondongan, rematik, sariawan, jerawat, panu, darah tinggi, dan sakit gigi.
Tanaman ini dikenal dengan nama daerah limeng, selemeng, baliembieng, blingbing buloh, limbi, limbi, tukurela, dan malibi. Tinggi pohon belimbing wuluh bisa mencapai 10 meter. Pemeliharaan tanaman ini cukup mudah. Yang terpenting, ditanam di tempat terbuka, kelembaban tanah selalu dijaga, dan pohon diberi cukup air.
Tanaman ini memiliki berbagai kandungan kimia, antara lain saponin, tanin, glukosid, kalsium oksalat, sulfur, asam format, peroksida, dan kalium sitrat. Dalam farmakologi Cina tanaman ini dikenal bisa menghilangkan rasa sakit, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, dan peluruh kencing. Beberapa manfaat belimbing wuluh bila dcampur dengan herbal dan yang lainnya adalah sebagai berikut : 1. Gusi berdarah 2. Jerawat 3. Tekanan darah tinggi. 4. Obat kompres pada sakit gondongan. 5. Obat batuk 6. Diabetes. 7. Gondongan Bagian yang digunakan utnuk mengobati penyakit: Bunga: - Batuk. - Sariawan (stomatitis) Daun: - Perut sakit. Gondongan (Parotitis). - Rematik. Buah: - Batuk rejan. - Gusi berdarah, sariawan. - Sakit gigi berlubang. - Jerawat. Panu. - Tekanan darah tinggi. - Kelumpuhan. - Memperbaiki fungsi pencernaan. - Radang rektum.
|